Versi Alkitab

Baca dalam versi lain

Di aplikasi

© 2014-2025 oleh Yayasan Alkitab Bahasa Kita (Albata) dan Pioneer Bible Translators International.

Buka Mazmur 46 di YouVersion

TB, TB2 dilindungi hak cipta, jadi tidak bisa ditampilkan di sini. Versi ini dibuka di bible.com. Di sana, TB2 baru tersedia untuk Perjanjian Baru.

1Kepada pemimpin pujian: dari anak-anak Korah menurut Alamot. Sebuah nyanyian. (46-2) Allah adalah tempat perlindungan dan kekuatan kita. Dia sungguh-sungguh pertolongan kita pada waktu-waktu kesusahan.2(46-3) Karena itu, kita takkan takut meski bumi berubah, dan gunung-gunung tenggelam sampai ke jantung laut;3(46-4) meski airnya menderu dan berbuih, dan gunung-gunung bergoyang dengan geloranya. (Sela)

4(46-5) Ada sebuah sungai yang alirannya menyukakan kota Allah, tempat tinggal suci Allah Yang Mahatinggi.5(46-6) Allah ada di tengah-tengahnya, ia takkan terguncang; Allah akan menolongnya pada saat fajar.6(46-7) Bangsa-bangsa geram, kerajaan-kerajaan berguncang; Dia memperdengarkan suara-Nya, bumi pun meleleh.7(46-8) TUHAN Raja bala tentara bersama kita, Allah Yakub adalah kota benteng kita. (Sela)

8(46-9) Datanglah, lihat pekerjaan-pekerjaan TUHAN yang telah menaruh kehancuran di bumi.9(46-10) Dia membuat peperangan berakhir sampai ke ujung bumi. Dia meremukkan busur dan mematahkan tombak. Dia membakar kereta-kereta dengan api.10(46-11) “Diam dan ketahuilah bahwa Aku adalah Allah, Aku akan ditinggikan di antara bangsa-bangsa; Aku akan ditinggikan di atas bumi.”11(46-12) TUHAN Raja bala tentara bersama kita; Allah Yakub adalah kota benteng kita. (Sela)

Memahami Mazmur 46

Ayat 1-3: Allah adalah tempat perlindungan kita

Apa yang terjadi. Nyanyian untuk umat, mungkin ditulis ketika Yerusalem terancam musuh yang kuat. Lagu Martin Luther “Allahmu Benteng yang Teguh” didasarkan pada mazmur ini.

Apa artinya. Bahkan jika seluruh dunia seakan runtuh, dengan gunung-gunung jatuh ke laut, Allah adalah tempat perlindungan dan kekuatan, selalu siap menolong. Mazmur ini tidak menyangkal bahwa kesulitan datang. Mazmur ini memberi tahu di mana kita harus berdiri ketika kesulitan itu datang.

Ayat 10-11: Diamlah

Apa yang terjadi. Bagian akhir Mazmur 46. Setelah menggambarkan Allah menghentikan perang dan mematahkan senjata, Allah sendiri berbicara.

Apa artinya. “Diamlah” di sini berarti berhenti, lepaskan, jangan lagi berusaha sendiri, hampir seperti seruan “Cukup!” di tengah riuhnya perang. Ini panggilan untuk berhenti bertarung dan cemas, dan mengakui bahwa Dialah Allah yang akan ditinggikan di antara bangsa-bangsa. Refreinnya mengulang penghiburan ini: TUHAN semesta alam menyertai kita.

Alkitab

Buka pasal